Penjelasan Morfologi Dan Klasifikasi Tanaman Bawang Putih

Penjelasan Morfologi Dan Klasifikasi Tanaman Bawang Putih

Morfologi Dan Klasifikasi Tanaman Bawang Putih – Berikut di bawah ini kami berikan detail morfologi atau bagian – bagian dari tanaman bawang putih sebagai berikut :

  • Daun Bawang Putih

Saun tanaman bawang putih terdiri dari helai yang lebih dari satu Nampak jelas menyerupai pita memanjang ke atas. Jumlah masing – masing daun bawang putih pada satu pohon bisa lebih dari 10 helai dengan bentuk pipih rata, tidak berlubang, berbentuk runcing di ujung atasnya, agak melipat ke bagian dalam, serta membentuk sudut pada bagian permukaan bawahnya.

Berbeda dengan jenis bawang merah atau bawang lainnya, pangkal daun bawang putih tidak menyimpan makanan namun berbentuk sisi – sisi yang mengering dan akan mulai menipis jika sudah tua. Pelepah daun kebanyak berukuran panjang hingga ke dalam tanah yang pada dasarnya adalah kelopak daun.

Bagian ini terlihat tipis namun cukup kuat dalam membungkus kelopak daun yang lebih mudah berada di bawahnya sehingga membentuk batang – batang semu yang cukup panjang.

  • Batang Bawang Putih

Batang bawang putih merupakan batang yang bersifat semu yang panjangnya bisa mencapai sekitar 30 cm dan tersusun dari pelepah daunnya yang tipis tetapi kuat seperti berlapis lilin yang mana pelepah daun pada dasarnya juga merupakan bagian dari kelopak daun membungkus kelopak daun yang lebih muda terletak di bawahnya hingga pusat batang pokok lalu membentuk batang – batang semu yang tersembul keluar.

Batang tanaman ini sebetulnya adalah batang – batang pokok yang tidak sempurna dengan pangkal atau bagian dasarnya berbentuk cakram.

Baca Juga : Morfologi dan Klasifikasi Tanaman Jambu Air

  • Akar Tanaman Bawang Putih

Akar bawang putih terletak pada bagian batang pokok tepatnya terletak pada dasar dari umbi atau pangkal umbi yang bentuknya mirip cakram yang mana sistem perakaran tanaman ini adalah akar serabut atau monokotil yang pendek – pendek dan menghujam ke dalam tanah tidak terlalu dalam sekali sehingga mudah digoyahkan oleh hembusan angin dan juga oleh banyaknya air yang disiramkan.

Adapun fungsi akar tanaman dalam hal ini adalah untuk menghisap makanan dan bukan pencari air di dalam tanah sehingga menyebabkan proses pertumbuhan dari tanaman ini membutuhkan cukup banyak air.

  • Siung Dan Umbi Bawang Putih

Pada bagian yang berdekatan dengan pusat batang pokok bagian bawah tepatnya diantara daun muda yang berdekatan dengan batang – batang pokok ada bagian tunas yang mana tunas inilah nantinya akan tumbuh umbi – umbi kecil yang dinamakan suing bawang. Hampir semua daun muda yang ada di dekat pusat batang pokok mempunyai umbi.

Hanya sebagian kecil saja yang tidak memiliki umbi yang mana daun – daun yang tidak berumbi akan berfungsi sebagai pembungkus umbi kecil atau pembungkus suing bawang putih yang mana suing ini tumbuh secara bergerombol membentuk umbi – umbi bawang putih yang mirip dengan benda bernama gasing yang mana setiap umbi memiliki 3 hingga 36 siung bawang putih terdiri dari dua bagian yakni dua daun dan satu dengan vegetatif.

  • Bunga Bawang Putih

Bunga yang ada pada tanaman bawang putih adalah bunga majemuk bertangkai berbentuk bulat dan menghasilkan biji untuk nantinya dapat dimanfaatkan sebagai keperluan generative yang saat ini masih jarang dipakai. Hal ini disebabkan karena tangkai dari bunga bawang putih umumnya tidak tersembul keluar sehingga bunganya hanya Nampak dari luar saja sebagian bahkan pada beberapa pohon hampir tidak kelihatan sama sekali. Pada beberapa kondisi buruk, sering dijumpai bunga bawang putih tidak terbentuk karena keburu sudah gugur di saat masih dalam tahap tunas bunga.

Klasifikasi Bawang Putih

Adapun klasifikasi bawang putih adalah divisionya : Spermatophyta, sub divisionya : Angiospermae, kelas tumbuhan : Momocotyledonae, bangsa tanaman : Liliales, suku tanaman : Liliaceae, marga tanaman : Allium, jenis tanaman : Allium Sativum L dan nama umum untuk umbi – umbian ini adalah Bawang Putih.

Bawang Putih memiliki karakteristik atau ciri – ciri yang lebih mudah antara lain :

Daun bawang berbentuk pipih dan berwarna hijau menyerupai pita memanjang disertai pada bagian tepinya rata ujungnya runcing dan panjang sekitar 60 cm dan lebar sekitar 1,5 cm.

Batang bersifat semu memiliki warna hijau dan bagian paling bawah Nampak bersiung – suing dan bergabung menjadi umbi besar berwarna putih. Bawang putih ini termasuk ke dalam tanaman herba yang bersifat semusim saja dan memiliki ketinggian sekitar 50 s/d 60 cm dengan bunga berwarna putih bertangkai panjang dan bentuknya payung dan memiliki akar serabut.

Demikian kami mengulas dengan singkat tentang morfologi dan klasifikasi tanaman bawang putih, semoga bermanfaat bagi para pembaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *