Pengertian Kalimat Interogatif

“Jika aku berlibur bulan depan, maukah kau ikut denganku?”

“Aku melihat kucing berkejaran pagi ini. Sungguh menggemaskan. Saat bermain, seperti apa tingkah laku kucingmu?”

“Ah sungguh menyebalkan sekali pelayanan di kantor itu hari ini, aku penasaran bagaimana cara mereka memahami jobdesk masing-masing.”

“Yang harus dipertanyakan adalah apakah kemudian seseorang dengan riwayat gangguan kesehatan mental tak akan pernah bisa memperoleh pekerjaan tetap? Jawaban ini tentu terletak pada bagaimana masyarakat utamanya para pemilik modal dan pemberi kerja melihat gangguan mental itu.

Kalimat-kalimat diatas seringkali kita temui dalam kegiatan sehari-hari. Entah itu dalam percakapan sehari-hari atau pada buku, artikel, berita yang kita baca. Kalimat diatas merupakan contoh dari kalimat interogatif. Kalimat interogatif merupakan kalimat yang menunjukkan atau mengandung pertanyaan. Kalimat interogatif tidak selalu berakhir dengan tanda tanya. Terdapat berbagai macam kalimat interogatif, yaitu

  • kalimat interogatif ya dan tidak : Kalimat interogatif ya dan tidak merupakan kalimat yang ditanyakan untuk mendapatkan jawaban iya atau tidak. Misalnya

“Apakah kamu akan membawa bekal hari ini?”

“Haruskah aku datang ke pernikahannya?”

“Bisakah kau membelikanku minuman saat pulang nanti?”

  • Kalimat interogatif alternatif : kalimat interogatif ini memberikan pertanyaan dengan memberikan dua atau lebih alternatif jawaban. Misalnya

“Yang manakah yang harus kubeli?coklat atau stroberi?”

“Manakah yang lebih penting?menjaga kualitas udara atau membangun infrastruktur?”

  • kalimat interogatif wh : kalimat interogatif wh adalah kalimat yang mengandung jenis kata tanya yaitu siapa (who), dimana (where), apa (what), kapan (when), yang mana (which), dan bagaimana (how). Contoh kalimat yang mengandung kata tanya wh adalah

“Apakah rasa roti kesukaanmu?”

“Dimana kamu membeli boneka itu?”

Kapan kamu akan mendaftar berangkat?”

“Siapa orang yang kau temui kemarin?”

“Di antara merah dan putih, manakah yang harus kupilih?”

“Bagaimana caraku agar bisa lulus tes tersebut?”

  • kalimat interogatif yang meminta kepastian : kalimat interogatif ini ditanyakan untuk memastikan suatu hal, seperti

“Aku rasa dia takkan datang hari ini, betulkah?”

“Sampai setidaknya 30 hingga 50 tahun ke depan, aku yakin manusia masih belum bisa membangun koloni di Mars, bagaimana?”

“Sepertinya kita sudah memutari jalan ini empat kali, iya kan?”

Dari beberapa jenis dan contoh diatas bisa disimpulkan bahwa kalimat interogatif merupakan kalimat tanya yang bertujuan untuk meminta jawaban, memastikan atau  untuk meminta penjelasan terhadap suatu hal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *