Pengertian, Jenis, Contoh dan Makna Kalimat Ambigu

Pengertian, Jenis, Contoh dan Makna Kalimat AmbiguPengertian ambigu menurut Huford dan Heasley (1983:121) “A word or sentence is ambiguous when it has more than one sense”, sebuah kata atau kalimat dikatakan ambigu jika memiliki lebih dari satu makna.

Fromkin dan Rodman (2003:180) memiliki pendapat yang tidak jauh beda yaitu kata atau kalimat dikatakan ambigu jika dapat dimaknai atau diinterprestasikan dengan banyak cara.

Jenis dari kalimat ambigu

  1. Ambiguitas Fonetik

Jenis keambiguan karena persamaan bunyi yang diucapkan. Karena keambiguan ini sering dilakukan saat percakapan, maka jenis ini sering terjadi dalam percakapan sehari-hari. Misalkan. Ratna datang ke sini untuk member tahu, “member tahu” bisa berarti memberikan informasi dan juga bisa diartikan member sebuah bahan makanan yang terbuat dari kedelai.

  1. Ambiguitas Gramatikal

Grmatikal yang berate tentang tata bahasa, jadi ambiguitas gramatikal yakni terjadi karena proses pembentukan ketatabahasaannya. Kata-kata yang mengalami ambiguitas jenis ini akan hilang jika sudah masuk dalam konteks kalimat. Misalnya. Orang tua, kata ini memiliki dua arti yakni orang yang sudah tua dan ibu bapak. Keraguan makna ini bisa sirna setelah dia masuk dalam sebuah kalimat.

Misalkan, orang tua kandung ratna belum diketahui bagaimana nasibnya sekarang. (maknanya ibu bapak)

  1. Ambiguitas Leksikal

Ambiguitas jenis ini disebabkan faktor kata itu sendiri, contohnya

  • Ratna berlari sangat kencang ketika dikejar oleh anjing,
  • Ratna lari dari kenyataan hidup yang pahit

Kata “lari” pada kedua kalimat di atas memiliki makna yang berbeda. Pada kalimat pertama artinya beraktifitas lari sedangkan pada kalimat kedua yakni berarti menjauh.

Makna kalimat Ambigu

Gaya bahasa yang dapat menimbulkan ambiguitas makna diantaranya adalah metafora dan asosiasi. Kita telah mengetahui bahwa kata dari majas metafora memang menggunakan makna kiasan yang memiliki makna lebih dari satu. Misalkan kembang desa, bisa berarti orang yang menjadi bahan pembicaraan satu desa, atau memang bunga di desa dalam arti bunga tanaman.

Itulah sedikit tentang kalimat maupun jenis-jenis dari kalimat ambigu. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *