Morfologi dan Klasifikasi Tanaman Jambu Air

Morfologi dan Klasifikasi Tanaman Jambu Air – Siapa yang tidak kenal dengan tanaman jambu air? Pasti kebanyakan orang Indonesia sudah mengenal dengan tanaman ini.

Jambu air merupakan tanaman yang tumbuh di Indonesia. Buahnya segar dan biasa digunakan menjadi salah satu bahan untuk membuat rujak.

Jambu air dalam klasifikasi tanaman jambu air termasuk kategori kongdom plantae (Tanaman / Tumbuhan). Divisinya yaitu permatophyta, dan sub divisinya angiospermae.

Kelasnya termasuk kedalam dycotyledoneae atau termasuk tanaman dikotil, dengan ordo myrtaceae. Familinya merupakan myrtaceae. Genusnya syzygium, dan spesiesnya merupakan eguenia aquea.

Jambu air secara morfologinya terbagi menjadi akar, batang, daun, bunga dan biji. Jambu biji memiliki sistem akar yang kuat keras, dan berakar tunggang.

Sedangkan batangnya merupakan jenis yang berkayu. Jambu biji memiliki batang yang keras, kuat juga keras, dengan tekstur yang kasar dan berwarna coklat muda berbercak coklat tua. Arahnya tegak lurus ke atas.

Jambu air memiliki jenis daun tunggal yang letaknya tersebar ci cabang-cabang dan ranting-ranting pohonnya. Memiliki bentuk dasar yang melonjong dengan bagian tepi yang rata. Ujungnya menumpul, namun pada bagian pangkalnya membulat.

Panjang daunnya biasanya sekitar 15 sampai dengan 20 cm dan lebar kurang lebih 5 sampai dengan 7 cm. Tulang daun dari tanaman ini menyirip serta berwarna hijau.

Sedangkan bunga jambu air memiliki bentuk seperti karang, yang terletak di ketiak daun dan memiliki kelopak bunga yang berbentuk corong.

Bunga jambu air ini merupakan jenis bunga yang majemuk. Biasanya berwarna hijau kekuningan., memiliki benang sari yang berukuran kurang lebih 3,5 cm yang berwarna putih dan terdapat kurang lebih 20 benang sari dalam satu bunga.

Bunga dari tanaman jambu air ini termasuk dalam bunga yang lengkap, yaitu terdapat kelopak atau mahkota bunga, tangkai bunga, putik, benang sari, putik.

Kemudian buahnya. Jambu air memiliki buah yang berbentuk seperti lonceng atau gasing dengan panjang kurang lebih 3 sampai dengan 5 cm.

Pada saat buah masih muda, maka warnanya masih hijsu kekuningan, kemudian jika sudah tua atau matang akan berubah menjadi merah.

Buah jambu biji memiliki kulit yang tipis dan termasuk dalam buah tunggal sejati yang berdaging. Bijinya berbentuk seperti ginjal yang berdiameter kurang lebih 1,5 cm dan biasanya berwarna putih kecoklatan dengan selaput putih sebagai kulit bijinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *